Pecicilan

Ramadhan tahun ini, sama kayak tahun sebelumnya. Ajang reuni. Ajang temu kangen, penguatan relasi, keakraban, simbol prestige, semacam ada konstruksi sosial yang mengharuskan adanya bukber alias buka bersama dengan kelompok-kelompok yang pernah atau sedang disinggahinya. Entah akrab maupun formalitas. Ada 3 jenis orang kalo udah begini. 1. Orang yang heboh, mau ngurusin, ngomporin. Tipe aktip. 2. Tipe oportunis. Orang yang tengah-tengah, antara mau ngeramein sama males. Dia kalo dtg berarti ada perlunya. Kalo nggak yauwes. Yang jelas kehadirannya diperhitungkan dalam indikator deket nggaknya sebuah klp itu. 3. Tipe males. Dia yang gak respon samsek entah itu karena gapunya duid, males, menjauh dari peradaban, pingin dibilang misterius, gak punya pulsa, dll. Yang jelas dia gak respon. Tipe ini yang cukup nyusahin.

Gue gak bilang salah satu di antara 3 itu ada yang paling baik, karena gw yakin tiap orang ada fungsinya masing-masing dalam dinamika kelompok sosial. Ya sama, gue juga gitu. Kadang yang aktip, kadang yang oportunis, kadang yang no respon. Tapi ternyata, setelah gue alamin, gue ngerasa jadi orang yang cenderung di tipe 1: kegatelan ngurus beginian. Haha. Entahlah, gue emang sanguinis sok koleris gitu. Bahkan gue udah bikin agenda di pasca lebaran nanti buat mengunjungi beberapa dosen, guru, sama temen lama. Gatel gue kalo lost contact sama orang. Enak aja nyambung silaturahmi itu. Banyak wawasan. Yaa some people memilih menutup diri. Itu pilihan. Terserah. Yang jelas, gue berfungsi membuka pintu itu. Siapa sih yang gak seneng ketika dikunjungi? Gue si ngerasa seneng banget.

Pengalaman ini berdasarkan bbrp hal. Ketika gue msh semester awal, gue kaget kedatengan 3 tmn smp cowok yang notabenenya “ikhwan out of the box”. Hahaha. Kaget dan seneng. Kenapadari sekian bnyk temen smp mereka kepikiran buat k rumah gue? Disitu gue ngerasa dihargain bgt. Mungkin buat mereka gak seberapa atau asal nyeblak ae, tapi bagi gue ini menyenangkan🙂 makanya kalo di betawi tuh tamu itu raja. Ambil segala yang dipunya. Keluarin! Tumpe-tumpe dah. Karena mereka rela menyediakan wktunya buat sekedar inget kalian dan melaksanakan niatan itu🙂

Gue sebel sih ketika ada di posisi 1 dan mesti berhadapan dengan mayoritas manusia tipe 2 dan 3. Eneg. Kayak gue noraaak gitu mau bgt ketemu. Iyuwh. pdhl apa salahnya sih nyambung silaturahmi? Tp setelah merasakan tipe 2 dan 3 hehe ternyata yaa kadang mau gak mau mesti gitu krn berbagai alasan. Mungkin ketika gue ada di.posisi lain, gue jadi rada peka aja. Yaa saling menghargai aja kali ya. Seenggaknya, respon. Bisa apa nggak. Karena ngurus beginian tuh cuapek dan ribet rek! Tergantung scopenya siih haha. Pecicilan bet ya gue.

Yasudah selesai coplas ceplos dari akiyuw. Tataw~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s