Serpihan dan Matahari

Si serpihan tetap dalam penjagaannya. Sedangkan si matahari terus menyalakan sinarnya. Semakin hari kian terang sementara serpihan tetap di dalam. Berulang kali ia mencoba mencari cara untuk menjadi sekedar bongkahan. Sulit sepertinya.

Sementara matahari semakin terang..

Entah kenapa dia merindukannya. Padahal mereka hanya sekali bertemu. Saat matahari mngeluarkan cahayanya tepat diatasnya. Ia kagum dan menginginkannya. Tidak ingin menjadi sepertinya, tapi ingin menjadi batu-batu kecil yang menemaninya dalam berotasi maupun berevolusi.

Serpihan berjanji akan terus dalam penjagaannya. Sementara ia menunggu takdir Tuhan mempertemukannya dengan matahari lagi. Jika matahari bertemu dengan batu yg lebih besar lain yg dapat menemaninya berotasi dan berevolusi, ia tidak akan mengubah apapun.

Ia berjanji akan terus disini..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s